Hybrid Theory, Album debut Linkin Park pada tahun 2000 menjadi salah satu album dengan penjualan terbesar di Amerika pada tahun 2001, Dan rocker California tersebut tanpa waktu lama bisa mengadakan konser. Jadi kemarin malam pertunjukan 90 menit di Mayan Theater yang berkapasitas 1.500 tempat duduk, di pusat kota Los Angeles bukan merupakan kesempatan yang langka untuk melihat band rock terlaris di decade ini, dalam pengaturan kecil, tetapi band ini manggung penuh dalam satu decade.

Kesempatan unik tersebut di manfaatkan untuk Music Relief Organization, band ini telah mengundang para donor di seluruh dunia, “Kami memberi kalian sebuah tantangan dan kalian bisa melewatinya” kata Chester Bennington yang berkata kepada penonton, Memang jumlah biaya yang dibutuhkan penonton untuk masuk datang ke acara tersbut adalah $500, tetapi ada juga yang bisa mengumpulkan sampai $13.000 dan total dalam satu malam tersebut, mengumpulkan lebih dari $350.000 untuk korban Gempa dan radiasi Nuklir 11 Maret di Jepang.

“Uang yang anda kumpulkan benar-benar hebat, ini semua tentang Anda”, kata Mike Shinoda.

Tersemangati oleh kedua kesempatan dan seting, band ini berhasil memberikan show terbaik mereka, termasuk 5 layar video, drummer Rob Bourdon dan Joe Hahn pada Kasau, bola disko raksasa pada saat “Shadow of the Day”, dan banyak lagi staples produksi yang lebih baik lagi.



Bennington melompat ke kerumunan Penonton selama lagu “Numb” dan Shinoda melakukan hal yang sama selama lagu “In The End” hampir ke semua jalan hingga ke belakang theater. Mereka juga menyoroti beberapa lagu yang sudah akrab seperti “Burning in the Skies”, dan khususnya “Iridescent”, penonton bernyanyi bersama sampai akhir. Disaat Band ini berjalan kebelakang Panggung dan banyak Fans yang sudah merasa puas, bagi penonton ini lebih dari cukup, melihat Linkin Park Kembali.